Mukab IX Kadin Kulon Progo: Perkuat Sinergi, Dorong Investasi dan Pertumbuhan Ekonomi

Sayoto Ashwan

[addtoany]

Bupati Kulon Progo Agung Setyawan membuka Mukab IX Kadin Kulon Progo di Novotel YIA, Rabu (11/2/2026). (foto: S Ashwan)

KULON PROGO – Musyawarah Kabupaten (Mukab) IX Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kulon Progo menjadi momentum strategis dalam menentukan arah pembangunan ekonomi daerah ke depan. Mengusung tema “Sinergi Kadin Kulon Progo dengan Pemerintah Daerah untuk Percepatan Investasi dan Pertumbuhan Ekonomi Lokal”, forum ini menegaskan pentingnya kolaborasi erat antara dunia usaha dan pemerintah.

Ketua Kadin Kulon Progo, Kuswadi, mengatakan, Mukab ini bukan sekadar agenda rutin organisasi, melainkan momentum evaluasi kinerja kepengurusan sebelumnya sekaligus penentuan arah kebijakan dan kepemimpinan baru.

“Musda ini memiliki arti strategis bagi pembangunan ekonomi Kulon Progo. Ini bukan hanya agenda organisasi, tetapi momentum untuk evaluasi, menyusun arah kebijakan, dan memilih pemimpin baru yang mampu membawa Kadin lebih progresif,” ujar Kuswadi.

Menurutnya, pembangunan ekonomi tidak dapat berjalan sendiri-sendiri. Dunia usaha membutuhkan kepastian regulasi, stabilitas keamanan, serta dukungan infrastruktur yang memadai. Di sisi lain, pemerintah daerah memerlukan peran aktif pelaku usaha untuk menggerakkan roda perekonomian.

“Kadin Kulon Progo harus tampil lebih profesional, inklusif, dan responsif terhadap dinamika ekonomi,” katanya.

Kuswadi berharap Kadin ke depan ikut dalam penataan dan penguatan UMKM, integrasi produk lokal, pengembangan kawasan pariwisata, serta optimalisasi kawasan Yogyakarta International Airport (YIA) sebagai pusat pertumbuhan baru.

“Jangan hanya menguntungkan organisasi, tetapi benar-benar memberi dampak bagi masyarakat dan perekonomian Kulon Progo,” tegasnya.

Ketua Dewan Penasehat Kadin DIY, Syahbenol Hasibuan, menilai Kulon Progo tengah berada dalam fase transformasi besar seiring kehadiran Bandara YIA. Kawasan ini menjadi pintu gerbang utama DIY dan membuka peluang luas bagi dunia usaha.

“Jangan sampai pelaku usaha lokal hanya menjadi penonton. UMKM, koperasi, dan industri kreatif harus mampu menjadi tuan rumah di negeri sendiri,” katanya.

Ia menyebut pengembangan kawasan industri Sentolo, kawasan logistik, serta konektivitas Jalur Selatan sebagai peluang besar untuk mendorong pertumbuhan sektor manufaktur, bisnis, dan jasa. Selain itu, potensi unggulan pertanian dan perikanan, termasuk beras organik, serta kekayaan wisata alam, budaya, dan desa wisata harus dikelola secara optimal.

“Kadin harus hadir sebagai mitra strategis pemerintah sekaligus menjadi rumah besar bagi para pengusaha,” katanya.

Bupati Kulon Progo Agung Setyawan, mengatakan Kulon Progo memiliki banyak potensi yang bisa dimaksimalkan. Mulai dari sektor pariwisata, layanan haji dan umrah, hingga pengembangan oleh-oleh dan produk UMKM.

“Kita perlu percepatan untuk memaksimalkan kawasan industri dan seluruh potensi yang ada,” ujarnya.

Rekomendasi Untuk Anda

News

Bakar Sampah, Kandang Puyuh di Pengasih Hangus Terbakar

KULON PROGO – Sebuah kandang burung puyuh di Padukuhan Kedungtangkil, Kelurahan Karangsari, Kapanewon Pengasih, terbakar Minggu (6/9/2026). Api berasal dari ...

News

Bimtek Jagabaya Kulon Progo, Keterwakilan Peserta Perempuan Jadi Sorotan

KULON PROGO – Sebanyak 87 Jagabaya dari seluruh kalurahan di Kabupaten Kulon Progo mengikuti Bimbingan Teknis (Bimtek) Pamong Kalurahan 2026 ...

Pariwisata

Isi Celah Oleh-Oleh Khas Pantai Mlarangan Asri, Olahan Kelapa Binaan UMBY Ludes dalam 3 Jam

KULON PROGO – Ketiadaan cinderamata khas di kawasan destinasi wisata Pantai Mlarangan Asri, Kulon Progo, membuka peluang pasar baru bagi ...

Pariwisata

Tersisa 2,47 Km, Jalur Strategis Plono–Nglinggo Menuju Borobudur Dikebut

KULON PROGO – Proyek pembangunan jalur wisata dan ekonomi Plono–Nglinggo di Kapanewon Samigaluh, Kulon Progo, masih menyisakan pekerjaan fisik sepanjang ...

News

Akses Pendidikan Bagus, Kulon Progo Bawa Pulang Apresiasi Rp1,5 Miliar dari Kemendagri

BALI – Kinerja Pemerintah Kabupaten Kulon Progo dalam memeratakan fasilitas belajar dan mutu pengajar, diganjar dana apresiasi senilai Rp1,5 miliar. ...

News

Putus Rantai Kemiskinan, Pemkab Kulon Progo Gandeng UST Salurkan 300 Beasiswa dan Dampingi UMKM

KULON PROGO – Pemerintah Kabupaten Kulon Progo berkolaborasi dengan Universitas Sarjanawiyata Tamansiswa (UST) Yogyakarta menyiapkan kuota 300 beasiswa dan program ...

Tinggalkan komentar