PAUD Terpadu Unggulan ‘Aisyiyah Kanoman Diresmikan, Sinergi Pendidikan Karakter Islami

Sayoto Ashwan

[addtoany]

Bupati Kulon Progo Agung Setyawan meresmikan PAUD Unggulan "Aisyiyah Kanoman, Panjatan, Sabtu (17/1/2026). (Foto: istimewa)

KULON PROGO – Gedung PAUD Terpadu Unggulan ‘Aisyiyah Kanoman, Kapanewon Panjatan, resmi diresmikan, Sabtu (17/1/2026). Kehadiran fasilitas pendidikan ini menjadi bukti nyata kolaborasi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam menyiapkan generasi masa depan.

Peresmian ini dihadiri Direktur PAUD Kemendikdasmen, Nia Nurhasanah. Dia menegaskan pembangunan PAUD ini merupakan bagian dari upaya strategis Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah dalam mewujudkan visi “Pendidikan Bermutu untuk Semua” sebagai fondasi menuju Indonesia Emas 2045.

“Pembangunan unit sekolah baru ini menjadi salah satu langkah konkret pemerintah pusat untuk memastikan setiap anak memperoleh layanan pendidikan yang layak sejak usia dini,” ujarnya.

Ia menjelaskan, penguatan pendidikan PAUD sangat penting dalam membentuk Pelajar Pancasila yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga berkarakter, beriman, kreatif, dan mampu beradaptasi dalam keberagaman global. Saat ini, Angka Partisipasi Kasar (APK) PAUD nasional untuk anak usia 3–6 tahun masih berada di kisaran 70 persen, sehingga pemerataan akses menjadi perhatian serius pemerintah.

Selain pembangunan fisik, peningkatan mutu pembelajaran juga terus didorong melalui pemanfaatan teknologi. Pendekatan pembelajaran berbasis komputasional dan pengenalan kecerdasan artifisial secara sederhana mulai diperkenalkan di satuan PAUD agar anak-anak mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman tanpa meninggalkan unsur bermain dan literasi dasar.

“Anak-anak adalah generasi masa depan. Pendidikan harus adaptif, sehingga literasi, rekreasi, dan teknologi dapat berjalan beriringan,” tegasnya.

Pemerintah telah mengalokasikan anggaran revitalisasi PAUD sebesar Rp500 miliar pada tahun 2025, yang akan meningkat signifikan menjadi Rp1,7 triliun pada 2026. Program ini menargetkan revitalisasi sekitar 15 ribu satuan PAUD di seluruh Indonesia sesuai Instruksi Presiden Nomor 7 Tahun 2025.

Bupati Kulon Progo Agung Setyawan mengapresiasi tinggi atas terwujudnya pembangunan PAUD Terpadu Unggulan ‘Aisyiyah Kanoman. Semangat wakaf untuk pendidikan dan kesehatan menunjukkan bahwa pendidikan karakter di lingkungan Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah telah tumbuh dengan baik dan memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan sumber daya manusia.

“Pembangunan gedung PAUD bukan sekadar menghadirkan bangunan fisik, melainkan simbol komitmen bersama dalam menyiapkan generasi penerus yang unggul, berakhlak mulia, dan berlandaskan nilai-nilai Islami,” katanya,

Ia menekankan bahwa masa usia dini merupakan golden age yang sangat menentukan pembentukan karakter, kepribadian, serta kecerdasan anak.

“Fondasi karakter harus dibangun sejak dini. Dari PAUD inilah kita berharap lahir generasi emas Kulon Progo yang cerdas, beriman, dan berdaya saing,” pungkasnya

Rekomendasi Untuk Anda

Ekbis

Muscab BPC Gapensi Kulon Progo X, Kolaborasi dan Mutu Harus Ditingkatkan

KULON PROGO – Badan Pimpinan Cabang (BPC) Gabungan Pelaksana Konstruksi Nasional Indonesia (Gapensi) Kabupaten Kulon Progo menggelar Musyawarah Cabang (Muscab) ...

Ekbis

Konsisten Sejak 2013, HS Surya Group Berangkatkan 156 Karyawan Umrah Gratis

MAGELANG – HS Surya Group kembali memberangkatkan 156 karyawan untuk melaksanakan ibadah umrah di Tanah Suci Makkah, Senin (3/8/2026). Program ...

Olahraga

461 Atlet Bertanding di Kejurda III NPCI DIY 2026 Kulon Progo

KULON PROGO – Sebanyak 461 atlet disabilitas dari lima kabupaten/kota se-DIY bertanding dalam Kejuaraan Daerah (Kejurda) III National Paralympic Committee ...

News

Putus Rantai Kemiskinan, 359 Siswa Sekolah Rakyat Kulon Progo Mulai Jalani MPLS Gratis

KULON PROGO – Langkah nyata memutus mata rantai kemiskinan dan mencegah anak putus sekolah di Daerah Istimewa Yogyakarta resmi dimulai. ...

News

Cegah Warga Terjerat Pinjol Ilegal, Mahasiswa KKN UGM Gelar Sosialisasi Literasi Keuangan

KULON PROGO Mahasiswa KKN-PPM Universitas Gadjah Mada (UGM) mengambil langkah nyata untuk melindungi warga Kalurahan Giripeni, Wates, Kulon Progo, dari ...

News

Puluhan Tahun Kering, 30 Hektare Lahan Pertanian di Temon Hanya Andalkan Hujan dan Pompa

KULON PROGO – Sekitar 30 hektare lahan pertanian di bagian selatan Jalur Jalan Lintas Selatan (JJLS), Kulon Progo meliputi kawasan ...

Tinggalkan komentar