Selamat dari Kecelakaan, Bos Rokok HS Ajak 150 Karyawan Umrah sebagai Wujud Syukur

Sayoto Ashwan

[addtoany]

Pengusaha Rokoh HS Muhammad Suryo menyapa karyawan di pabrik rokoknya di Magelang, Jumat (27/3/2026). (foto: istimewa)

MAGELANG – Suasana haru menyelimuti pabrik rokok HS di Muntilan, Magelang, Jawa Tengah, Jumat (27/3/2026). Pemilik usaha, Muhammad Suryo, datang menggunakan kursi roda dan disambut hangat oleh para karyawannya. Pertemuan itu menjadi momen penuh emosi setelah ia melewati masa sulit akibat kecelakaan lalu lintas di Kulon Progo awal bulan lalu.

Dalam kondisi yang masih dalam pemulihan, Suryo menyampaikan rasa terima kasihnya kepada seluruh karyawan yang terus memberikan doa dan dukungan. Ia mengaku kekuatan terbesar untuk bangkit datang dari orang-orang di sekitarnya.

“Terima kasih atas doa dan perhatian kalian. Dukungan ini sangat berarti bagi saya untuk bisa kembali berdiri,” ucapnya.

Kecelakaan tersebut menjadi pukulan berat bagi Suryo. Selain sempat menjalani perawatan intensif selama beberapa pekan, ia juga harus kehilangan sang istri, Anis Syarifah, yang meninggal dunia dalam peristiwa itu.

Sebagai bentuk rasa syukur atas keselamatan yang masih ia rasakan, Suryo memberangkatkan 150 karyawannya untuk menunaikan ibadah umrah. Program ini sebenarnya sudah rutin dilakukan setiap tahun, namun kali ini menjadi yang terbesar.

Tak hanya itu, Suryo juga menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kesejahteraan para pekerja. Ia berencana membangun fasilitas tempat tinggal (mess) bagi karyawan yang berasal dari luar daerah, seperti Yogyakarta dan Magelang.

Perhatian juga diberikan kepada karyawan penyandang disabilitas. Saat ini tercatat ada 21 pekerja disabilitas yang bekerja di perusahaannya, dan ia berkomitmen untuk terus membuka peluang kerja yang lebih luas bagi mereka.

“Kami ingin semua punya kesempatan yang sama untuk bekerja dan berkembang,” katanya.

Salah satu karyawan, Sundari (63), mengaku sempat sangat khawatir saat mendengar kabar kecelakaan tersebut. Ia bersama rekan-rekannya hanya bisa berharap dan berdoa agar sang pimpinan segera pulih.

“Pak Suryo itu sangat peduli. Kami merasa diperhatikan, bukan hanya sebagai pekerja, tapi juga sebagai keluarga,” tuturnya.

Hal serupa disampaikan Tika (35), salah satu karyawan disabilitas. Ia merasa bersyukur mendapat kesempatan bekerja di perusahaan tersebut, sesuatu yang menurutnya masih jarang didapatkan oleh penyandang disabilitas.

“Di sini kami didukung dan diberi kemudahan untuk tetap bisa bekerja dengan baik,” ujarnya.

Kisah ini bukan hanya tentang bangkit dari musibah, tetapi juga tentang kepedulian, kebersamaan, dan rasa syukur yang diwujudkan dalam tindakan nyata.

Rekomendasi Untuk Anda

Ekbis

Bursa Kerja Inklusif Kulon Progo 2026, Sediakan 164 Lowongan Kerja bagi Disabilitas

KULON PROGO – Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Kulon Progo menggelar Bursa Kerja Inklusif Kulon Progo Job Fair 2026 di Aula ...

News

Bakesbangpol Sleman Gandeng Pelajar SMA Redam Potensi Kejahatan Jalanan dan Bencana Sosial

SLEMAN – Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kabupaten Sleman membekali puluhan pelajar tingkat SMA dengan pemahaman mitigasi bencana sosial ...

News

Tak Cukup Sekadar Bantuan, Kolaborasi dan Wirausaha Jadi Kunci Pengentasan Kemiskinan di Kulon Progo

KULON PROGO – Pengentasan kemiskinan tidak dapat diselesaikan hanya dengan menyalurkan program bantuan sosial, melainkan menuntut kolaborasi lintas sektor serta ...

Pariwisata

Akses Baru Menuju Debur Ombak Trisik, Jembatan Nglinggan Kembali Kokoh Membentang

KULON PROGO – Deru angin pesisir selatan menyambut derap langkah rombongan di atas aspal mulus yang masih anyar. Di bawah ...

Ekbis

Percepat Layanan Publik dan Efisiensi Energi, Pemkab Kulon Progo Gandeng BRI Wates

KULON PROGO – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kulon Progo menjalin kerja sama strategis dengan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk Kantor ...

News

Pesta Rakyat di Kulon Progo Saat Ribuan Warga Menyatukan Langkah dalam Semarak Merdeka

KULON PROGO – Matahari Sabtu (22/8/2026) pagi belum terlalu tinggi, tetapi aspal di sekeliling Alun-Alun Wates sudah riuh oleh derap ...

Tinggalkan komentar