Kunjungi Kios Pupuk di Demangrejo, Menko Pangan Zulhas Pastikan Distribusi dan Stok Tersedia

Sayoto Ashwan

Menko Pangan Zulkifli Hasan berdialog dengan petani Kulonprogo di Demangrejo, Sentolo, Minggu (3/11/2025). (foto: istimewa)

KULON PROGO – Menteri Koordinator Bidang Pangan (Menko Pangan) Zulkifli Hasan meninjau kios pupuk yang ada di Demangrejo, Sentolo, Minggu (2/11/2025). Kunjungan ini untuk memastikan harga pupuk sudah sesuai Harga eceran tertinggi (HET) yang turun 20 persen.

Dalam kunjungan ini, Zulhas juga melihat langsung proses pembelian pupuk menggunakan aplikasi yang dilakukan petani. Zulhas juga berdialog dengan petani untuk mendengar keluhan dan masukan dari petani. Ikut mendampingi Direktur Keuangan Pupuk Indonesia, Wono Budi Tjahyono, dan GM Region 2 Pupuk Indonesia, Muhammad Ihwan serta bupati Kulonprogo Agung Setyawan.

“Pupuk Indonesia telah melakukan efisiensi produksi sehingga harganya turun 20 persen. Ini bukti Pak Presiden Prabowo memperhatikan nasib dan kesejahteraan petani,” katanya.

HET terbaru sudah diberlakukan sejak 22 Oktober lalu untuk seluruh jenis pupuk bersubsidi. Mulai dari pupuk Urea, NPK, NPK Formula Khusus atau NPK Kakao, pupuk ZA, hingga pupuk organik.

Kebijakan ini tidak lepas dari upaya presiden mewujudkan ketahanan pangan nasional. Distribusi pupuk kini tepat waktu. Sebelum musim tanam tiba, pupuk sudah ada di kios-kios pupuk.

“Tahun lalu masih impor beras sampai 30 juta ton. Tahun sudah tidak dan produksinya meningkat,” katanya.

Presiden juga terus berupaya mewujudkan kesejahteraan petani. Harga gabah kini di angka Rp6.500 per kilogram naik dari Rp5.500. Begitu juga dengan jagung juga terus naik.

Direktur Utama Pupuk Indonesia, Rahmad Pribadi memastikan seluruh kios sudah menerapkan HET terbaru. Pendistribusian pupuk juga dengan sistem digitalisasi, sehingga bisa tepat sasaran kepada petani.

“HET terbaru sudah diterapkan dan ketersediaan di kios cukup. Kalau ada kios yang nakal akan kami tindak tegas,” katanya.

Pupuk Indonesia 1.489 ton pupuk bersubsidi di wilayah Kulonprogo. Pupuk Urea sebanyak 294 ton dan NPK 1.195 ton. Stok ini sudah ada di gudang dan kios pupuk dengan distribusi sesuai dengan Elektronik Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok (e-RDKK) dan ditebus oleh petani terdaftar.

Harga pupuk terbaru, untuk urea Rp 1.800/kg atau Rp 90.000 per sak kemasan 50 kg, Pupuk NPK Rp 1.840/kg atau Rp 92.000 per sak kemasan 50 kg, Pupuk NPK untuk Kakao Rp 2.640/kg atau Rp 132.000 per sak kemasan 50 kg, Pupuk ZA Rp 1.360/kg atau Rp 68.000 per sak kemasan 50 kg, dan Pupuk Organik Rp 640/kg atau Rp 25.600 per sak kemasan 40 kg.

KULONPROGO – Menteri Koordinator Bidang Pangan (Menko Pangan) Zulkifli Hasan meninjau kios pupuk yang ada di Demangrejo, Sentolo, Minggu (2/11/2025). Kunjungan ini untuk memastikan harga pupuk sudah sesuai Harga eceran tertinggi (HET) yang turun 20 persen.

Dalam kunjungan ini, Zulhas juga melihat langsung proses pembelian pupuk menggunakan aplikasi yang dilakukan petani. Zulhas juga berdialog dengan petani untuk mendengar keluhan dan masukan dari petani. Ikut mendampingi Direktur Keuangan Pupuk Indonesia, Wono Budi Tjahyono, dan GM Region 2 Pupuk Indonesia, Muhammad Ihwan serta bupati Kulonprogo Agung Setyawan.

“Pupuk Indonesia telah melakukan efisiensi produksi sehingga harganya turun 20 persen. Ini bukti Pak Presiden Prabowo memperhatikan nasib dan kesejahteraan petani,” katanya.

HET terbaru sudah diberlakukan sejak 22 Oktober lalu untuk seluruh jenis pupuk bersubsidi. Mulai dari pupuk Urea, NPK, NPK Formula Khusus atau NPK Kakao, pupuk ZA, hingga pupuk organik.

Kebijakan ini tidak lepas dari upaya presiden mewujudkan ketahanan pangan nasional. Distribusi pupuk kini tepat waktu. Sebelum musim tanam tiba, pupuk sudah ada di kios-kios pupuk.

“Tahun lalu masih impor beras sampai 30 juta ton. Tahun sudah tidak dan produksinya meningkat,” katanya.

Presiden juga terus berupaya mewujudkan kesejahteraan petani. Harga gabah kini di angka Rp6.500 per kilogram naik dari Rp5.500. Begitu juga dengan jagung juga terus naik.

Direktur Utama Pupuk Indonesia, Rahmad Pribadi memastikan seluruh kios sudah menerapkan HET terbaru. Pendistribusian pupuk juga dengan sistem digitalisasi, sehingga bisa tepat sasaran kepada petani.

“HET terbaru sudah diterapkan dan ketersediaan di kios cukup. Kalau ada kios yang nakal akan kami tindak tegas,” katanya.

Pupuk Indonesia 1.489 ton pupuk bersubsidi di wilayah Kulonprogo. Pupuk Urea sebanyak 294 ton dan NPK 1.195 ton. Stok ini sudah ada di gudang dan kios pupuk dengan distribusi sesuai dengan Elektronik Rencana Definitif Kebutuhan Kelompok (e-RDKK) dan ditebus oleh petani terdaftar.

Harga pupuk terbaru, untuk urea Rp 1.800/kg atau Rp 90.000 per sak kemasan 50 kg, Pupuk NPK Rp 1.840/kg atau Rp 92.000 per sak kemasan 50 kg, Pupuk NPK untuk Kakao Rp 2.640/kg atau Rp 132.000 per sak kemasan 50 kg, Pupuk ZA Rp 1.360/kg atau Rp 68.000 per sak kemasan 50 kg, dan Pupuk Organik Rp 640/kg atau Rp 25.600 per sak kemasan 40 kg.

Rekomendasi Untuk Anda

Ekbis

RSUD Wates Kembangkan Teknologi Minimal Invasif

KULON PROGO – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Wates mengembangkan teknologi kinimal invasif untuk meningkatkan pelayanan terhadap pasien. Teknologi ini ...

News

Ulang Tahun, Bupati Agung Setyawan Santuni Anak Yatim Piatu

KULON PROGO – Bupati Kulon Progo, Agung Setyawan merayakan ulang tahun ke-56, dengan mengundang anak-anak yatim piatu di rumah dinas ...

News

Serahkan LHP Kinerja dan Kepatuhan, BPK Dukung Penuntasan Kasus TBC di Kulon Progo

YOGYAKARTA – Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Perwakilan DIY telah memeriksa kinerja Pemkab Kulon Progo dalam menuntaskan kasus TBC. Pemeriksaan menyangkut ...

News

Polsek Panjatan Mediasi ABG yang akan Tawuran di Garongan

KULON PROGO – Jajaran Polsek Panjatan memediasi penyelesaian kasus yang memicu rencana aksi tawuran yang melibatkan sejumlah pelajar SMP dan ...

News

Keren, Mahasiswa KKN UNY di Tirtorahayu Ubah Sampah Sabut Kelapa Jadi Pot Bunga Cantik

KULON PROGO – Mahasiswa Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) yang melaksanakan kuliah kerja nyata di Padukuhan Potrowangsan, Tirtorahayu, Galur, Kulon Progo ...

News

BPSDM Komdigi Bekali Masyarakat Hadapi Ancaman Siber

YOGYAKARTA – Upaya meningkatkan ketahanan masyarakat terhadap ancaman siber terus dilakukan Balai Pengembangan Sumber Daya Manusia Komunikasi dan Digital (BPSDM ...

Tinggalkan komentar