12 Pengurus PAC Partai Gerindra se-Kulon Progo Dilantik, Kader Harus Terjun di Masyarakat

Sayoto Ashwan

Pengurus dan kader Partai Gerindra Kulon progo berfoto bersama usai pelantikan pengurus PAC se- Kulon Progo, Minggu (2/11/2025). (foto : istimewa)

KULON PROGO – Sebanyak 12 pengurus Pimpinan Anak Cabang (PAC) Partai Gerindra se-Kabupaten Kulon Progo dilantik oleh Ketua DPC Partai Gerindra Kulon Progo Ika Damayanti Fatmanegara, Minggu (2/11/2025). Para kader diminta untuk langsung terjun ke masyarakat.

“Pelantikan ini menjadi momentum penting untuk meneguhkan komitmen perjuangan kita, perjuangan untuk rakyat, untuk bangsa, dan untuk mewujudkan cita-cita Partai Gerindra,” kata Ika.

Menurutnya, seluruh kader Partai Gerindra wajib hadir di tengah masyarakat. Mereka harus ada di tengah masyarakat dalam suasana suka dan duka.

“Gerindra bukan partai elit, semua harus hadir di tengah masyarakat. Bukan hanya saat pemilu tetapi harus setiap hari,” katanya.

Ika yang kini duduk sebagai anggota DPRD DIY berharap Partai Gerindra menjadi bagian kekuatan pembangunan daerah. Semuanya kader harus bangkit baik di tingkat desa, kecamatan hingga di kabupaten.

“Kulonprogo memiliki potensi keindahan alamnya. Semangat gotong royong warganya dan nilai-nilai budaya yang kuat harus dimaksimalkan agar Kulonprogo bisa lebih maju,” katanya.

Para kader tidak boleh melupakan sejarah dan jasa para pendiri bangsa. Mereka telah berkorban jiwaa dan raga maupun pemikiran untuk bangsa ini.

Ika meminta kepada seluruh PAC untuk membentuk kepengurusan di tingkat ranting yang ada di setiap desa. Komunikasi dengan masyarakat harus terus dilakukan untuk membangun solidaritas antar kader.

KULON PROGO – Sebanyak 12 pengurus Pimpinan Anak Cabang (PAC) Partai Gerindra se-Kabupaten Kulon Progo dilantik oleh Ketua DPC Partai Gerindra Kulon Progo Ika Damayanti Fatmanegara, Minggu (2/11/2025). Para kader diminta untuk langsung terjun ke masyarakat.

“Pelantikan ini menjadi momentum penting untuk meneguhkan komitmen perjuangan kita, perjuangan untuk rakyat, untuk bangsa, dan untuk mewujudkan cita-cita Partai Gerindra,” kata Ika.

Menurutnya, seluruh kader Partai Gerindra wajib hadir di tengah masyarakat. Mereka harus ada di tengah masyarakat dalam suasana suka dan duka.

“Gerindra bukan partai elit, semua harus hadir di tengah masyarakat. Bukan hanya saat pemilu tetapi harus setiap hari,” katanya.

Ika yang kini duduk di DPRD DIY berharap Partai Gerindra menjadi bagian kekuatan pembangunan daerah. Semuanya kader harus bangkit baik di tingkat desa, kecamatan hingga di kabupaten.

“Kulonprogo memiliki potensi keindahan alamnya. Semangat gotong royong warganya dan nilai-nilai budaya yang kuat harus dimaksimalkan agar Kulonprogo bisa lebih maju,” katanya.

Para kader tidak boleh melupakan sejarah dan jasa para pendiri bangsa. Mereka telah berkorban jiwaa dan raga maupun pemikiran untuk bangsa ini.

Ika meminta kepada seluruh PAC untuk membentuk kepengurusan di tingkat ranting yang ada di setiap desa. Komunikasi dengan masyarakat harus terus dilakukan untuk membangun solidaritas antarkader.

Rekomendasi Untuk Anda

Ekbis

Lawan Inflasi, Bengkulu Pinang Hasil Bumi Kulon Progo

YOGYAKARTA – Pemerintah Provinsi Bengkulu dan DIY sepakat untuk melakukan kerja sama dalam menekan inflasi. Salah satu kesepakatan untuk menampung ...

News

Gelar Munas di Yogyakarta, Partai Ummat Pasang Target Menang di Pemilu 2029

YOGYAKARTA – Partai Ummat secara mencanangkan target menang dalam Pemilu 2029. Ambisi tersebut digaungkan dalam Musyawarah Nasional (Munas) yang digelar ...

Tokoh

Ketua Komisi A DPRD DIY Eko Suwanto: APBD Turun, Butuh Penyelamatan Fiskal

YOGYAKARTA – Kebijakan pemangkasan anggaran dari pemerintah pusat mengakibatkan penurunan anggaran pada APBD DIY. Kondisi ini diperkirakan akan berlanjut di ...

News

2 Tahun Buron, Warga Negara Jerman Ditangkap di Parangtritis

YOGYAKARTA – Deburan ombak Pantai Parangtritis biasanya menjadi daya tarik bagi wisatawan mancanegara untuk menikmati keindahan pesisir selatan Bantul. Namun, ...

News

2 Motor Tabrakan di Kalibawang, Lansia Meninggal Dunia di TKP

KULON PROGO – Kecelakaan maut kembali terjadi di jalur Nanggulan-Mendut, tepatnya di Potronalan, Banjaroyo, Kalibawang pada Senin (27/4/2026) pagi. Kecelakaan ...

News

Hari Otonomi Daerah 2026, Pemda DIY Ajak ASN Tinggalkan Mentalitas Sentralistik

YOGYAKARTA – Memeringati Hari Otonomi Daerah XXX, Pemerintah Daerah (Pemda) DIY menekankan pentingnya evolusi peran Aparatur Sipil Negara (ASN). Keberhasilan ...

Tinggalkan komentar