Komisi C DPRD DIY Sidak Kawasan Kumuh di Kulon Progo

Sayoto Ashwan

Anggota Komisi C DPRD DIY meninjau kawasan kumuh di Terbah, Wates, Selasa (13/1/2026). (Foto: istimewa)

KULON PROGO – Komisi C DPRD DIY melaksanakan inspeksi mendadak (sidak) di permukiman penduduk di Terbah, Wates, Kulon Progo, Selasa (13/1/2026). Kawasan ini masuk dalam satuan ruang strategis (SRS) Kota Wates yang masuk dalam kategori kumuh dan menjadi langganan banjir.

Anggota Komisi C DPRD DIY Lilik Syaiful Ahmad mengatakan, mendasarkan pada Peraturan Daerah Istimewa (Perdais) Nomor 2 Tahun 2017 secara spesifik mengamanatkan Kota Wates sebagai SRS. SRS merupakan kawasan-kawasan dengan nilai historis, adat, dan budaya tinggi yang perlu dilestarikan.

Hanya saja, kawasan Pemukiman Terbah masuk dalam kawasan kumuh yang rutin menjadi langganan banjir. Hal ini menunjukkan pengembangan untuk kesejahteraan masyarakat tak terwujud.

“Penanganan di Wates akan disinkronkan dengan program RPJMD, khususnya terkait infrastruktur untuk mengatasi masalah drainase dan banjir yang sudah berlangsung puluhan tahun,” katanya.

Menurut Lilik, permukiman Terbah masuk kategori kawasan kumuh atas dasar penilaian yang merujuk pada buruknya sanitasi, drainase, akses jalan, hingga kepadatan penduduk. DPRD DIY mendorong DPUP ESDM DIY melakukan perbaikan untuk kawasan pemukiman Terbah, khususnya perbaikan drainase, untuk mencegah banjir.

Anggota Komisi C DPRD DIY Aslam Ridlo mengatakan, penataan kawasan kumuh Pemukiman Terbah diperlukan, tetapi tidak masuk dalam RPJMD 2022-2027. Untuk mengantisipasi hal ini ada opsi penggunaan dana keistimewaan yang fokus pada pengentasan banjir dan kawasan kumuh.

“Bisa menggunakan BKKK yang diambilkan dari Danais untuk mengentasan banjir dan kawasan kumuh,” katanya.

Ketua RW Terbah, Sujud Triyanto mengaku ada sekitar 77 kepala keluarga (KK) yang tinggal di kawasan ini. Setiap tahun mereka menghadapi ancaman banjir.

“Setiap tahun jadi langganan banjir,” kata Sujud.

Rekomendasi Untuk Anda

Ekbis

Lawan Inflasi, Bengkulu Pinang Hasil Bumi Kulon Progo

YOGYAKARTA – Pemerintah Provinsi Bengkulu dan DIY sepakat untuk melakukan kerja sama dalam menekan inflasi. Salah satu kesepakatan untuk menampung ...

News

Gelar Munas di Yogyakarta, Partai Ummat Pasang Target Menang di Pemilu 2029

YOGYAKARTA – Partai Ummat secara mencanangkan target menang dalam Pemilu 2029. Ambisi tersebut digaungkan dalam Musyawarah Nasional (Munas) yang digelar ...

Tokoh

Ketua Komisi A DPRD DIY Eko Suwanto: APBD Turun, Butuh Penyelamatan Fiskal

YOGYAKARTA – Kebijakan pemangkasan anggaran dari pemerintah pusat mengakibatkan penurunan anggaran pada APBD DIY. Kondisi ini diperkirakan akan berlanjut di ...

News

2 Tahun Buron, Warga Negara Jerman Ditangkap di Parangtritis

YOGYAKARTA – Deburan ombak Pantai Parangtritis biasanya menjadi daya tarik bagi wisatawan mancanegara untuk menikmati keindahan pesisir selatan Bantul. Namun, ...

News

2 Motor Tabrakan di Kalibawang, Lansia Meninggal Dunia di TKP

KULON PROGO – Kecelakaan maut kembali terjadi di jalur Nanggulan-Mendut, tepatnya di Potronalan, Banjaroyo, Kalibawang pada Senin (27/4/2026) pagi. Kecelakaan ...

News

Hari Otonomi Daerah 2026, Pemda DIY Ajak ASN Tinggalkan Mentalitas Sentralistik

YOGYAKARTA – Memeringati Hari Otonomi Daerah XXX, Pemerintah Daerah (Pemda) DIY menekankan pentingnya evolusi peran Aparatur Sipil Negara (ASN). Keberhasilan ...

Tinggalkan komentar