34 Perguruan Tinggi Meriahkan Lokakarya SMA Negeri 1 Wates

Sayoto Ashwan

Sjumlah siswa SMAN 1 Wates menyerbu salah satu stand dalam lokakarya pendidikan di Grha Alumni, SMAN 1 Wates, Kamis (29/1/2026). (foto: istimewa)

KULON PROGO – Sebanyak 34 perguruan tinggi negeri dan swasta yang ada di DIY mengikuti lokakarya yang dilaksanakan SMA Negeri 1 Wates di Grha Ikatan Alumni, Kamis (29/1/2026). Kegiatan ini untuk membekali siswa yang akan lulus agar lebih siap melanjutkan pendidikan di jenjang yang lebih tinggi.

Kepala Sekolah SMA Negeri 1 Wates, Tutik Sunarti mengatakan, Lokakarya ini merupakan komitmen untuk memberikan akses informasi yang komprehensif kepada siswa terkait dunia perkuliahan. Kegiatan ini sudah rutin dilaksanakan setiap tahun.

Peserta lokakarya dari siswa kelas X hingga kelas XII. Mereka bisa mnegunjungi both-both yang disediakan untuk mendapatkan informasi yang lengkap dan komprehensif terkait apa itu jurusan atau beasiswa yang bisa diakses ketika kuliah.

“Kami memfasilitasi sejak dini kepentingan anak-anak yang akan melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi,” katanya.

Menurutnya, kegiatan ini bisa menjadi pemantik motivasi sejak dini. Sementara bagi kelas 12, lokakarya ini menjadi ruang diskusi strategis mengenai prospek karier dan pemilihan jurusan sebelum kelulusan.

“Hampir 95 persen siswa yang lulus akan melanjutkan kuliah, sehingga mereka kami bekali pengetahuan,” katanya.

Kegiatan ini dikemas tim Bimbingan Konseling (BK) selaku pemberi layanan karier bagi siswa, yang pelaksanaannya bekerja sama dengan OSIS dan MPK. Kegiatan ini tetap melibatkan siswa, hanya proses kerja samanya yang dilakukan sekolah.

Salah seorang siswa SMA Negeri 1 Wates, Kalila mengatakan, kegiatan lokakarya ini sangat membantu dalam memberikan gambaran terkait dunia perkuliahan. Dia memanfaatkan kegiatan ini untuk mencari informasi fakultas, program studi maupun kampus yang memiliki program studi.

“Ada banyak sekali pilihan, mulai dari universitas negeri hingga swasta. Informasi ini sangat kami butuhkan,” katanya.

Melalui kegiatan Lokakarya ini, Kalila mengaku mendapatkan banyak informasi, terutama mengenai prosedur pendaftaran di berbagai fakultas. Ia juga mendapat perspektif baru mengenai kualitas pendidikan di Indonesia.

Rekomendasi Untuk Anda

Ekbis

Lawan Inflasi, Bengkulu Pinang Hasil Bumi Kulon Progo

YOGYAKARTA – Pemerintah Provinsi Bengkulu dan DIY sepakat untuk melakukan kerja sama dalam menekan inflasi. Salah satu kesepakatan untuk menampung ...

News

Gelar Munas di Yogyakarta, Partai Ummat Pasang Target Menang di Pemilu 2029

YOGYAKARTA – Partai Ummat secara mencanangkan target menang dalam Pemilu 2029. Ambisi tersebut digaungkan dalam Musyawarah Nasional (Munas) yang digelar ...

Tokoh

Ketua Komisi A DPRD DIY Eko Suwanto: APBD Turun, Butuh Penyelamatan Fiskal

YOGYAKARTA – Kebijakan pemangkasan anggaran dari pemerintah pusat mengakibatkan penurunan anggaran pada APBD DIY. Kondisi ini diperkirakan akan berlanjut di ...

News

2 Tahun Buron, Warga Negara Jerman Ditangkap di Parangtritis

YOGYAKARTA – Deburan ombak Pantai Parangtritis biasanya menjadi daya tarik bagi wisatawan mancanegara untuk menikmati keindahan pesisir selatan Bantul. Namun, ...

News

2 Motor Tabrakan di Kalibawang, Lansia Meninggal Dunia di TKP

KULON PROGO – Kecelakaan maut kembali terjadi di jalur Nanggulan-Mendut, tepatnya di Potronalan, Banjaroyo, Kalibawang pada Senin (27/4/2026) pagi. Kecelakaan ...

News

Hari Otonomi Daerah 2026, Pemda DIY Ajak ASN Tinggalkan Mentalitas Sentralistik

YOGYAKARTA – Memeringati Hari Otonomi Daerah XXX, Pemerintah Daerah (Pemda) DIY menekankan pentingnya evolusi peran Aparatur Sipil Negara (ASN). Keberhasilan ...

Tinggalkan komentar