KULON PROGO – Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kulon Progo menyalurkan dana zakat, infak, dan sedekah (ZIS) senilai Rp3,558 miliar kepada 8.149 mustahik. Salah satu kelompok penerima adalah tukang becak.
“Baznas Kulon Progo menyalurkan dana Rp3,558 miliar selama bulan Ramadan tahun ini,” kata Ketua Baznas Kulon Progo, Alfanuha pada penyaluran zakat kepada tukang becak di Alun-alun Wates, Rabu (5/3/2026).
Tercatat ada 60 pengayuh becak yang menerima santunan masing-masing sebesar Rp200.000. Tukang becak menjadi salah satu profesi yang sangat perlu dibantu.
Artikel Terkait
Penyaluran ini mendasarkan pada tiga program, Kulon Progo Peduli, Kulon Progo Taqwa, dan Kulon Progo Makmur. Mereka juga bekerja sama dengan Baznas RI melalui program Z-Auto dan Z-Iftar dengan layanan servize gratis.
“Kita mendapat alokasi 100, 70 di sini dan 30 lainnya diserahkan kepada 15 mekanik binaan untuk menjangkau mustahik di sekitar bengkel mereka,” ujar Alfanuha.
Terkait program Z-Iftar dilaksanakan di Kapanewon Wates serta rencana pendirian Posko Mudik di daerah Sentolo menjelang akhir bulan Ramadan mendatang.
Alfanuha menegaskan komitmennya dalam mengelola dana umat, yang penyalurannya dengan prinsip Tiga Aman: Aman Syar’i, Aman Regulasi, dan Aman NKRI.
Wakil Bupati Kulon Progo, Ambar Purwoko menyebut, kegiatan ini merupakan wujud nyata kepedulian pemerintah terhadap masyarakat. Zakat adalah hak bagi mereka yang membutuhkan.
“Zakat merupakan perbuatan mulia yang dicintai Allah SWT dan patut terus digalakkan, terlebih di bulan suci Ramadhan,” katanya.
Salah satu penerima Suratijo mengaku sangat bersyukur mendapat bantuan dari Baznas. Selama ini penghasilan tukang becak tidak menentu. Mereka kalah dengan ojek online.
“Ini sangat bermanfaat untuk Lebaran nanti,” katanya.



















