IWAPI Dorong UMKM Perempuan Naik Kelas

Sayoto Ashwan

Ketua Iwapi DIY Utik Budiarti menyerahkan bantuan kepada penyandang disabilitas disaksikan Bupati Kulon Progo Agung Setyawan, di Aula Adikarta, Kompleks Pemkab Kulon Progo, Selasa (10/2/2026). (foto: istimewa)

KULON PROGO – Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (IWAPI) memeringati HUT ke-51 yang dipusatkan di Aula Adikarta, Kompleks Pemkab Kulon Progo, Selasa (10/2/2026). IWAPI mendorong agar UMKM yang ada di DIY bisa naik kelas.

Pada peringatan ini IWAPI menunjukkan kepedulian sosial dengan membagikan bantuan kepada penyandang disabilitas, panti asuhan, SLB, Mahasiswa terdampak bencana dan kelompok rentan lainnya. Selain itu juga dibagikan peralatan produksi bagi pelaku UMKM untuk mendukung pemberdayaan ekonomi perempuan.

“IWAPI memiliki tanggung jawab moral untuk ikut membangun kapasitas pelaku usaha, khususnya perempuan. Transformasi digital menjadi kunci agar UMKM perempuan mampu naik kelas dan berdaya saing,” jelas Ketua DPD IWAPI DIY Utik Bidayati.

Menurutnya, kegiatan bakti sosial IWAPI DIY dilaksanakan secara bergilir di seluruh kabupaten/kota. Tahun lalu dilaksanakan di Kota Yogyakarta, dan kini giliran Kabupaten Kulon Progo menjadi tuan rumah.

“Kami optimistis, dalam lima tahun ke depan, pelaku usaha perempuan di Kulon Progo akan semakin berkembang dan aktif berkolaborasi bersama IWAPI untuk memperkuat ekonomi daerah,” ujarnya.

Bupati Kulon Progo Agung Setyawan mengatakan kegiatan bakti sosial Ramadhan ini memiliki nilai kemanusiaan dan spiritual yang kuat.

“Ini bukan sekadar peringatan ulang tahun organisasi, tetapi wujud kepedulian, solidaritas, dan semangat gotong royong. Kehadiran IWAPI membawa manfaat langsung bagi masyarakat yang membutuhkan,” ujar Agung.

Ia menambahkan, Ramadhan merupakan momentum strategis untuk menumbuhkan empati dan kepedulian sosial. Bantuan yang disalurkan diharapkan dapat memberi manfaat nyata serta menjadi penyemangat bagi para penerima untuk terus bangkit dan berkembang.

“Kepedulian sosial adalah fondasi penting dalam membangun masyarakat yang adil dan sejahtera. Pemerintah Kabupaten Kulon Progo terbuka untuk berkolaborasi dengan IWAPI, terutama dalam mendorong pemberdayaan ekonomi perempuan dan penguatan UMKM,” imbuhnya.

Rekomendasi Untuk Anda

News

Dua Motor Tabrakan di Lendah, Pengendara Lansia Tewas

KULON PROGO — Kecelakaan maut yang melibatkan dua sepeda motor terjadi di Jalan Brosot – Toyan, tepatnya di simpang tiga ...

News

Mesin Giling Lupa Dimatikan, Gudang Pakan Ternak di Galur Ludes Dilalap Api

KULON PROGO – Sebuah kelalaian dalam operasional mesin produksi berujung kerugian besar bagi PB (55), seorang warga Padukuhan Jeronan, Kalurahan ...

Olahraga

FPTI Kulon Progo Dikukuhkan, Desak Perbaikan Venue Menuju PORDA 2027

KULON PROGO – Ketua Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Didik Wardaya, resmi melantik kepengurusan baru FPTI ...

Tokoh

Dosen UMY Sabtanti Harimurti: Kosmetik Gunakan Pewarna Industri Bisa Memicu Kanker Hati

YOGYAKARTA – Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) berhasil membongkar peredaran 11 produk kosmetik berbahaya yang menggunakan pewarna merah K10 ...

Pariwisata

BPC PHRI Kulon Progo Bekali Pengusaha Kuliner Ciptakan Menu Berbahan Pangan Lokal

KULON PROGO – Badan Pengurus Cabang Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (BPC PHRI) Kulon Progo menggandeng Unilever Food Solutions (UFS) ...

News

Imigrasi Catat Ada 14 Pengungsi Mandiri di DIY dan Jawa Tengah

YOGYAKARTA – Kantor Wilayah Direktorat Imigrasi (Kanwil Ditjenim) Jateng-DIY memperketat pengawasan terhadap 14 pengungsi asing yang menetap di wilayah tersebut. ...

Tinggalkan komentar