Simulasi Embarkasi YIA, Sekda Ini Bukan Sekadar Administrasi

Sayoto Ashwan

Sekda DIY Ni Made Dwi Panti Indrayanti membuka simulasi Embarkasi YIA. (foto: istimewa)

KULON PROGO – Pemda DIY bersama Pemkab Kulon Progo menggelar simulasi kedua embarkasi dan debarkasi haji Yogyakarta International Airport (YIA) di Novotel Hotel YIA, Kamis (5/2/2026). Kegiatan ini untuk menyempurnakan alur pelayanan sebelum pemberangkatan perdana pada April mendatang.

Sekda DIY, Ni Made Dwipanti Indrayati mengatakan, embarkasi haji bukan sekadar urusan administratif. Namun menjadi wajah pelayanan pemerintah.

Pada simulasi pertama diikuti 300 calon jemaah dengan tingkat kesiapan operasional telah mencapai angka yang signifikan. Namun masih ada beberapa yang perlu mendapatkan penajaman.

“Kali ini untuk pematangan sistem agar seluruh proses, mulai dari cek kesehatan, imigrasi, hingga boarding, terintegrasi secara presisi,” kata Ni Made.

Di made berharap, embarkasi ini bisa menjadi contoh pelayanan haji yang cepat, humanis, dan berkelas nasional.

Sekda Kulon Progo, Triyono, menyebut keberhasilan YIA akan menjadi pertaruhan sekaligus percontohan nasional. Untuk itulah pada simulasi kedua ini menjadi penyempurnaan pada simulasi pertama.

“Jika ini sukses, akan menjadi pola baru bagi Kementerian Agama bahwa embarkasi tidak harus membangun asrama haji, melainkan bisa memanfaatkan fasilitas hotel di sekitar bandara,” ujar Triyono.

Embarkasi YIA akan melayani jemaah dari DIY, dan enam kabupaten dari Karesidenan Kedu, Jawa Tengah.

Salah satu peserta, Tukidi (56) menyatakan, kegiatan ini sangat penting sebagai sarana adaptasi bagi para jemaah. Simulasi kedua ini memberikan pemahaman yang lebih mendalam dibandingkan sebelumnya.

“Jemaah kini menjadi lebih familiar dengan prosedur teknis, mulai dari alur menaiki bus hingga koordinasi membawa koper menuju area embarkasi,” katanya.

Rekomendasi Untuk Anda

News

Dua Motor Tabrakan di Lendah, Pengendara Lansia Tewas

KULON PROGO — Kecelakaan maut yang melibatkan dua sepeda motor terjadi di Jalan Brosot – Toyan, tepatnya di simpang tiga ...

News

Mesin Giling Lupa Dimatikan, Gudang Pakan Ternak di Galur Ludes Dilalap Api

KULON PROGO – Sebuah kelalaian dalam operasional mesin produksi berujung kerugian besar bagi PB (55), seorang warga Padukuhan Jeronan, Kalurahan ...

Olahraga

FPTI Kulon Progo Dikukuhkan, Desak Perbaikan Venue Menuju PORDA 2027

KULON PROGO – Ketua Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Didik Wardaya, resmi melantik kepengurusan baru FPTI ...

Tokoh

Dosen UMY Sabtanti Harimurti: Kosmetik Gunakan Pewarna Industri Bisa Memicu Kanker Hati

YOGYAKARTA – Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) berhasil membongkar peredaran 11 produk kosmetik berbahaya yang menggunakan pewarna merah K10 ...

Pariwisata

BPC PHRI Kulon Progo Bekali Pengusaha Kuliner Ciptakan Menu Berbahan Pangan Lokal

KULON PROGO – Badan Pengurus Cabang Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (BPC PHRI) Kulon Progo menggandeng Unilever Food Solutions (UFS) ...

News

Imigrasi Catat Ada 14 Pengungsi Mandiri di DIY dan Jawa Tengah

YOGYAKARTA – Kantor Wilayah Direktorat Imigrasi (Kanwil Ditjenim) Jateng-DIY memperketat pengawasan terhadap 14 pengungsi asing yang menetap di wilayah tersebut. ...

Tinggalkan komentar