Kulon Progo Siapkan Kawasan YIA Jadi Embarkasi Haji 2026, Simulasi Digelar Februari

Sayoto Ashwan

[addtoany]

Auiensi Kementerian haji dan Umrah Kulon Progo dengan Bupati Kulon progo, Selasa (21/1/2026). (foto: istimewa)

KULON PROGO – Pemerintah Kabupaten Kulon Progo berkomitmen penuh mendukung penyelenggaraan ibadah haji tahun 2026 yang akan menggunakan Bandara Bandara Internasional Yogyakarta (YIA) sebagai embarkasi. Ini akan menjadi sejarah dalam haji di Indonesia.

Bupati Kulon Progo, Agung Setyawan mengatakan, koordinasi lintas instansi menjadi kunci utama untuk memastikan pelayanan optimal. Pemkab memiliki tanggung jawab besar dalam menyiapkan sarana pendukung sebelum tata kelola embarkasi sepenuhnya dilaksanakan.

“Ini menjadi yang pertama bagi kita, sehingga kesiapan harus benar-benar matang. Jangan sampai ada kekurangan,” kata Agung saat menerima audiensi dari Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Kulon Progo, Rabu (21/1/2026).

Pemkab telah menetapkan kawasan Novotel YIA dan Ibis sebagai lokasi pendukung utama embarkasi. Fokus pengerjaan saat ini diarahkan pada penataan ruang publik, jalur khusus layanan jemaah, hingga penyediaan ruang pemeriksaan kesehatan yang memadai.

Selain aspek teknis, Bupati Agung juga mendorong pemanfaatan ruang embarkasi sebagai sarana pemberdayaan UMKM lokal. Hal ini dilakukan agar momentum haji tidak hanya sukses secara pelayanan, tetapi juga memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat Kulon Progo melalui pengelolaan yang efisien.

Sementara itu, Kepala Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Kulon Progo, Mulyono mengatakan, tahun ini Kulon Progo akan memberangkatkan sebanyak 384 jemaah haji. Sebagai bentuk simbolis kesiapan bandara YIA, jemaah asal Kulon Progo direncanakan masuk dalam gelombang pertama keberangkatan.

“Penyelenggaraan haji tetap menjadi prioritas utama untuk memberikan pelayanan terbaik bagi jemaah,” ujar Mulyono.

Sebagai instansi baru, Kementerian Haji dan Umrah Kulon Progo masih memiliki keterbatasan SDM. Namun hal ini tidak mengurangi upaya memberikan layanan terbaik.

Sebagai langkah awal pengujian kesiapan, Pemkab dan Kementerian Haji akan menggelar simulasi embarkasi pada awal Februari 2026. Simulasi ini akan menggunakan skema kloter campuran dari beberapa daerah guna mengevaluasi seluruh alur pelayanan, mulai dari kedatangan di hotel hingga proses pemberangkatan melalui bandara.

Rekomendasi Untuk Anda

News

Penyu Lekang Ditemukan Mati Terdampar di Pantai Glagah

KULON PROGO – Petugas Satlinmas Rescue Istimewa (SRI) Wilayah V Glagah menemukan bangkai seekor penyu yang terdampar di kawasan Pantai ...

News

Perkumpulan Penambang Rakyat Yogyakarta Bagikan 250 Paket Sembako bagi Warga Terdampak

KULON PROGO – Perkumpulan Penambang Rakyat Yogyakarta (PPRY) menggelar kegiatan bakti sosial dengan menyalurkan sekitar 250 paket sembako kepada warga ...

News

Musda Golkar Gunungkidul ‘Mangkrak’, Ratusan Kader Kumpul Desak Jalankan AD/ART

GUNUNGKIDUL – Dinamika internal Partai Golkar Kabupaten Gunungkidul kian memanas. Ratusan kader dan relawan dari berbagi kapanewon mendadak berkumpul menggelar ...

Ekbis

Disokong Sektor Pertanian dan Infrastruktur, Ekonomi Kulon Progo Melesat 5,4 Persen

KULON PROGO – Sektor pertanian dan percepatan infrastruktur menjadi motor utama melesatnya pertumbuhan ekonomi Kabupaten Kulon Progo hingga menyentuh angka ...

News

Wujudkan Generasi Emas, Pemkab Kulon Progo Kobarkan Gerakan Wajib Belajar 1 Tahun Prasekolah

KULON PROGO – Pemerintah Kabupaten Kulon Progo terus menunjukkan komitmen nyata dalam memperkuat tumbuh kembang dan masa depan anak-anak di ...

Olahraga

Hari Jadi Ke-75 Kulon Progo, Manunggal Run 2026 Diikuti 2.730 Peserta

KULON PROGO – Sebanyak 2.730 pelari dari berbagai kalangan usia memadati jalanan Kabupaten Kulon Progo dalam ajang lomba lari Manunggal ...

Tinggalkan komentar